Kategori
Devlog/Studlog Gaming Diary

Gaming Diary #16 – 2025 05 23

Tiga ekor tikus sama dengan satu mangkok bakso.

Citampi Stories

Meski sudah menyelesaikan quest yang harus pakai crafting, saya tetap terdorong untuk mencoba-coba membuat benda lewat crafting. Mencari bahan adalah bagian tersulitnya. Meski tahu di mana nyarinya pun sepertinya tetap perlu untung-untungan dapetnya kalau harus diperoleh lewat mulung sampah atau mancing.

Kerja serabutan per jam pun sudah jarang. Entah apakah cukup uang dari berkebun dan crafting. Sepertinya crafting ini arahnya untuk menyelesaikan misi-misi di Balai Desa, tempat yang terbuka kalau sudah beli rumah. Misi-misi di Balai Desa umumnya memerlukan benda-benda yang perlu diperoleh dari crafting (atau beli di toko) dan membuka bangunan baru di Desa Citampi yang memberikan fitur permainan tambahan.

Konten game ini lebih luas dari dugaan. Bahkan saya belum mencoba fitur hewan piaraan. Mungkin didapat dari memberi makan kucing atau anjing liar di sekitar desa.

Saya juga mencoba fitur masak. Dari panduan resep masak, ternyata ada beberapa bahan yang sederhana. Daging tambah arang jadi steak, telur tambah tepung jadi roti, tiga tikus jadi baso, daging tambah daging jad- eh bentar.

… entah gameplay decision apaan ini. Bukan soal imersifitas atau ngajarin gosip ga bener tapi…

…satu micin jadi tiga snack.

Dahlah.

Genshin Impact

Ga banyak main hari ini. Cuma ngabisin resin. Btw versi ini sebenarnya lebih padat konten daripada versi sebelumnya yang sepi (entah itu karena emang kontennya abis atau by design buat slow down biar pemainnya ga cape ngikutin). Hanya saja, rasanya tidak ada sesuatu yang menjadi penanda versi ini. Tidak seperti tahun lalu misalnya versi 3.6 ditandai dengan Akademia Extravaganza dan 3.7 ditandai dengan event kompetisi TCG. Versi 4.6 ini seperti lebih kentara dengan rilis Arlecchino daripada event Iridescent Tour.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *